Hana MS Mawa (03)

Saya tidak tahu apakah dia memang tidak jago dalam hal defence ataupun takut defence. Dan menurut prediksi saya lagi, kayaknya dia takut defence, kemungkinan besar takut terjadi hal-hal yang telah saya sebutkan diatas.

Tanpa memikir jawaban diatas lagi, saya pun melanjutkan lagi pertandingan yang luar biasa itu. Anak-anak tadi yang lagi asyik three on three pun ikut penasaran dengan pertandingan kami. Mereka pun menontonnya dengan penuh harapan. Tentunya dengan harapan agar saya kalah. Tentu mereka akan bangga karena ternyata wanita bisa mengalahkan pria dalam hal basketball.

“Ayo kak, kalahkan abang itu!” seruan mereka. Mereka adalah wanita-wanita yang mendukung sesama wanita dan kompak sekali. Jadi, jangan sekali-kali meremehkan mereka, wanita-wanita tangguh.

Pada saat saya ingin mengshoot bola untuk ketiga kalinya, ternyata dia telah bersiap menghalanginya. Dukungan dari anak-anak itu memang luar biasa. Semangat wanita itu semakin membara kayak api di dalam furnace. Melihat tekanan yang luar biasa, saya pun menghindarinya sambil mendrible bola mundur, dan pada saat itulah dia lengah, saya pun mengshoot dari jarak hampir setengah lapangan, bola pun masuk. Kebetulan sekali. Sepertinya dewi fortuna berada dipihak saya hari ini.

Dengan raut muka setengah tidak percaya, dia pun melanjutkan pertandingan lagi. Kedudukan 3 sama. Kontak bodi yang pertama kalinya pun terjadi, rupanya dia tertekad dan betul-betul ingin mengalahkan saya. Apakah kita bermusuhan? Saya kembali mengingat-ingat. Ah, tidak ingat. Memang saya pikirin. Saya melanjutkan dengan gaya mendrible ala Miyagi dan berhasil menipu dia. Bola kembali masuk dan poin pun bertambah 4 – 3.

Dengan cara yang sama, poin terus bertambah, 5 – 3. Dan pada poin penentuan ini, dia betul-betul berjuang mati-matian menjaga saya. Dan tipu daya tadi tidak berhasil lagi. Dia menekan terus sampai ditepi garis. Pada saat hampir out, saya pun melompat dan mengshoot dari belakang papan ring. Dengan pelahan-lahan bola melewati papan ring, menyentuh ring, berputar-putar di ring dan keluar. Dewi fortuna telah berpihak pada dia. Mungkin karena sesama wanita.

to be continued….

26.04.08 | 14.24 pm

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: