Hadiah Ter-Indah . . . .

Seorang ayah membeli beberapa gulung kertas kado. Salah seorang putrinya yang masih kecil, masil balita, meminta satu gulung.

“ Untuk apa ?? “ tanya sang Ayah.

“ Untuk kado, mau kasih hadiah “ jawab si kecil.

“ Jangan dibuang yaaa . . . . “ pesan si Ayah, sambil memberikan satu gulungan kecil.

Persis pada hari ulang tahun ayahnya, pagi-pagi si cilik sudah bangun dan membangunkan Ayahandanya,

“ Paa . . . Paa . . . ada hadiah untuk Papa “. Sang ayah yang masih malas-malas- an, matanya-pun melek, dan menjawab: Sudah-laaahh nanti saja !!! “.

Tetapi sang kecil pantang menyerah, “ Paaa . . . Paaa . . bangun Paaa . . . sudah siang “. “ Aaaah . . . kamu ini gimana siiih, pagi-pagi sudah mbangun-in Papa !! “.

Sang ayah mengenali kertas kado yang pernah ia berikan kepada anaknya.

” Hadiah apa niiih ?? “.

“ Hadiah ulang tahun untuk Papah. Buka dong Paaah, bukaaa sekarang “.

Dan sang Ayah-pun membuka bingkisan itu. Ternyata di dalamnya hanya sebuah kotak kosong. Tidak ber-isi apa-pun juga.

“ Aaah . . kamu bisa saja !!. Bingkisannya koq kosong ?? Buang-buang kertas kado Papah saja !!, Kan mahal harganya !! “.

Si Kecil menjawab : “ Enggaaak Paaah . . . nggaaaak kosong. Tadi, Putri masuk-in begitu buuuaanyaak ciuman untuk Papah “

Sang ayah sangat terharu, ia mengangkat anaknya. Dipeluknya, dan diciumnya.

” Putri, Papah belum pernah menerima hadiah seindah ini. Papah akan selalu menyimpan boks ini. Papah akan bawa ke kantor dan sekali-sekali kalau perlu ciuman Putri, Papah akan mengambil satu. Nanti kalau kosong di-isi lagi yaaaa . . . !! “

PERSPEKTIF :

  • Boks kosong yang sesaat sebelumnya dianggap tidak berisi, tidak memiliki nilai apa-pun, tiba-tiba terisi, tiba-tiba memiliki nilai yang begitu tinggi. Apa yang terjadi ??
  • Lalu, kendati kotak itu memiliki nilai yang sangat tinggi di mata sang ayah, di-mata orang lain tetap juga tidak memiliki nilai apa-pun.
  • Orang lain akan tetap meng-anggapnya kotak kosong. Kosong bagi seseorang bisa di-anggap penuh oleh orang lain. Sebaliknya, penuh bagi seseorang bisa dianggap kosong oleh orang lain.
  • Kesimpulannya, Kosong dan Penuh dua-duanya merupakan produk dari “ pikiran “ Anda sendiri.
  • Sebagaimana Anda memandangi hidup, demikianlah kehidupan Anda. Hidup menjadi berarti, bermakna, karena anda memberikan arti kepadanya, memberikan makna kepadanya.
  • Bagi mereka yang tidak memberikan makna, tidak memberikan arti, hidup ini ibarat lembaran kertas yang berisi coretan yang tidak berarti.

(di copy sesuai aslinya dari anonim)

One Response to Hadiah Ter-Indah . . . .

  1. onedayathought says:

    Life is strange as it sometimes seems precious and sometime seems to worth nothing.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: